Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa mengharapkan lebih banyak sinyal, lebih sedikit gangguan pada perdagangan
Monday, 28 April 2025 13:28 WIB | ECONOMY |Amerika

Awal minggu ini cukup tenang, dengan Presiden Trump lebih asyik dengan kekecewaannya terhadap Rusia, daripada perang dagangnya. Dalam kasus ini, diam itu emas, karena komunikasi Gedung Putih tentang perdagangan lebih banyak gangguan daripada sinyal.

Karena itu, Menteri Pertanian Rollins mengatakan kepada TV bahwa mereka berbicara dengan China setiap hari, mungkin berita bagi Beijing. Kemudian Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan dia belum membahas tarif dengan pejabat China dan tidak tahu apakah Trump berbicara dengan Xi, seperti yang diklaimnya.

Tampaknya rencana Gedung Putih adalah mengadakan pembicaraan perdagangan dengan enam negara berbeda setiap minggu hingga batas waktu tarif Trump pada 9 Juli. Mungkin agak optimis, mengingat rata-rata dibutuhkan waktu 18 bulan hanya untuk menetapkan ketentuan kesepakatan, dan lebih lama untuk benar-benar meloloskannya.

Untuk saat ini, pasar berasumsi bahwa tarif telah mencapai puncaknya dan Trump akan dipaksa untuk menurunkan tarif terhadap Tiongkok, terutama setelah pengecer besar AS minggu lalu memperingatkannya bahwa rak-rak mereka akan segera kosong.

Analis di Barclays memperkirakan kemungkinan hasilnya adalah tarif 60% terhadap Tiongkok, 10% terhadap semua orang lainnya, dan tarif sektoral tetap sebesar 25%, dengan pengecualian. Bahkan, menurut mereka, itu akan lebih buruk daripada skenario terburuk mereka menjelang tahun 2025.

Mungkin salah satu alasan saham Asia sedikit menguat sejauh ini hari ini, sementara saham berjangka Wall St turun sekitar 0,5% meskipun analis secara umum optimis tentang laba yang akan datang.

Sekitar 180 perusahaan S&P 500 yang mewakili lebih dari 40% nilai pasar indeks melaporkan minggu ini, termasuk perusahaan berkapitalisasi besar Apple (NASDAQ:AAPL), Microsoft (NASDAQ:MSFT), Amazon (NASDAQ:AMZN), dan Meta Platforms (NASDAQ:META). Jelas, akan ada minat yang kuat pada prospek penjualan iPhone Apple dan dampak tarif pada rantai pasokannya yang luas.

Mengenai data, laporan inflasi zona euro dan AS minggu ini diharapkan bersifat dovish untuk kebijakan, seperti halnya laporan PDB AS Q1 di mana lonjakan impor, terutama emas, akan menurunkan angka utama. Bahkan tanpa menyertakan emas, ukuran GDPNow dari Atlanta Fed memperkirakan PDB akan turun 0,4% per tahun.

Angka penggajian pada hari Jumat lebih tepat waktu dan akan membantu menyempurnakan taruhan untuk pemotongan suku bunga bulan Juni dari Fed, yang saat ini ditetapkan sekitar 63%.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS